Archive for the ‘edisi 153’ Category

h1

Toko Modern Nursamsi Berdiri di Garawangi

21 November 2010

Garawangi, IB

Pertumbuhan pasar modern yang bergerak di dunia usaha semakin pesat dan merambah hingga ibukota kecamatan. Salah satunya adalah Toko Nursamsi di Desa Garawangi Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan.

Owner Toko Nursamsi, Ny. Yani menjelaskan, dalam kiprahnya toko yang dimilikinya melakukan kerjasama dengan PT. Matahari Mart. “Karena kami memiliki kendala kurangnya peralatan, maka dalam kiprahnya kami melakukan kerjasama dengan Matahari Mart, termasuk dalam manajemen pengelolaan,” ungkap Yani seusai peresmian tokonya, Senin (15/11).

Nursamsi bermakna cahaya matahari, dengan harapan usaha baru yang digeluti ini lebih cerah. Maklum saja, sebelumnya Ia mengaku bergelut pada usaha ternak bebek. “Usaha perdagangan ini merupakan yang pertama kali kami buka, sehingga dalam pelaksanaan masih membutuh-kan bimbingan termasuk manajemen dari Matahari Mart,” terang dia.

Kepala Desa Garawangi, Haswidi, SE mendoakan agar usaha yang baru dibuka itu dapat berkembang maju dan mendapat lindungan Allah swt. Begitu juga kepada para tetangga tidak merasa terganggu atas kehadiran toko ini.

Peresmian toko retail yang  menyediakan kebutuhan sehari-hari itu dihadiri Camat Garawangi Drs. Enang Sudianto, Kepala UPTD Pendidikan Kec. Garawangi Drs. Kusmana, M.Pd, Danramil Garawangi Kapten Asum Sudarto, tokoh masya rakat, tokoh agama dan para ibu. (tan)

Iklan
h1

Olahraga Membangun Karakteristik Bangsa

21 November 2010

Cigandamekar, IB

Pemerintah Republik Indonesia kini sedang mewujudkan membangun bangsa yang berkarakter. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui olahraga, karena olahraga merupakan alat yang strategis guna mencapai karakteristik bangsa.

Hal itu dikatakan ketua panitia seminar membangun karakteristik bangsa melalui pembangunan olahraga, Agung Purwantoro, S.Pd di Lapangan Tenis Hotel Tirta Sanita, Sangkanurip Kec. Cigandamekar, Selasa (9/11).

Menurut Abung, tujuan seminar untuk memberikan gambaran/informasi tentang arah kebijakan pembangunan karakteristik melalui pembangunan olahraga, menyamakan persepsi dan tujuan antara pemangku kepentingan dibidang olahraga khususnya di tingkat kabupaten/kota. Juga, memberikan gambaran/informasi tentang bingkai pola-pola nilai budaya dalam kegiatan olahraga.

Adapun materi yang diberikan meliputi membangun kepribadian, arah kebijakan sikap pembangunan olahraga berbasis nilai-nilai budaya, design dan strategi pembangunan olahraga berkelanjutan, serta dispensasi pembangunan olahraga berkarakter bangsa.

Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda mengatakan, pendidikan karakterisik dan budaya bangsa telah menjadi perhatian dewasa ini. Upaya dilakukan pemerintah guna mewujudkan suatu bangsa yang berkarakter sesuai dengan nilai budaya bangsa Indonesia.

Salah satu upaya untuk membangun karakteristik bangsa adalah melalui pembangunan olahraga. Kabupaten Kuni-ngan sedang mempersiapkan sarana dan prasarana olahraga di tiap-tiap desa secara bertahap. Tahun 2010 ini dibangun lapangan sepakbola yang lengkap di sepuluh desa.

Seminar dihadiri Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat Drs. H. Amung Ma’mun, M.Si, Ketua TP PKK Kab. Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Drs. H. Dadang Supardan, M.Si serta 442 peserta seminar. (rml)

h1

Kemenag Kota Cirebon Peka Sosial

21 November 2010

Cirebon, IB

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke 65 tahun 2011 meluncurkan program Peka Sosial. Kegiatan sosial itu dengan menyalurkan bantuan kemanusian kepada warga yang mengalami musibah bencana alam tsunami di Mentawai Sumatera dan korban letusan Gunung Merapi di Yogyakarta.

Bantuan yang diberikan berupa uang dan pakaian dari seluruh karyawan/karyawati Kemenag Kota Cirebon dan seluruh madrasah. Selain itu mengundang makan bersama 150 anak yatim dan duafa dengan menyajikan gulai tiga ekor kambing. Makan bareng ini diadakan Kamis (18/11) pukul 13.00 wib di Aula Kantor Kemenag setempat.

“Mereka nampak bergembira saat makan berjamaah dan menikmati makanan yang disajikan oleh panitia. Seusai makan, mereka disantuni sebesar Rp. 50.000 per anak yang dikumpulkan dari shodaqoh para karyawan,” ucap H.D. Arifin kepada IB.

Kegiatan lainnya, mengadakan seleksi ustad cilik bekerjasama dengan RCTV. Lomba ustad cilik diikuti oleh peserta dari beberapa daerah, seperti dari Kabupaten Majalengka, Kuningan, Indramayu, Subang, Kota dan Kabupaten Cirebon, serta Tegal dan Brebes Jawa Tengah.

180 Pelamar Berebut 4 CPNS

Tahun ini Kemenag Kota Cirebon mendapat quota CPNS sebanyak empat orang yang diperebutkan 180 pelamar. Ke empat posisi itu yakni bagian pelaporan, entri data komputer dan akuntansi keuangan.

Sebelumnya, pada 25 Oktober telah memberangkatkan 117 calon jemaah haji dari bandara Penggung. (tan)

h1

Haji Asal Kuningan Kembali 4 Desember

21 November 2010

Kuningan, IB

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan, Drs. H. Agus Abdul Kholik, MA mengatakan, para jemaah haji asal Kabupaten Kuningan akan tiba di tanah air pada 4 Desember depan. “Menurut jadwal, para jemaah haji asal Kuningan yang tergabung dalam dua kloter (kelompok terbang) akan kembali ke tanah kelahirannya pada 4 Desember 2010 sore hari,” terang H. Agus Abdul Kholik di ruang kerjanya, Selasa (16/11).

Sebagai fasilitator, katanya, Kemenag bertanggung jawab mulai pemberangkatan dan pemulangan dari dan ke Embarkasi Bekasi. Sedangkan dari embarkasi ke bandara merupakan kewenangan dan tanggung jawab Kanwil Kemenag Jawa Barat.

Begitu pula mengenai persiapan haji, Kemenag telah melakukan tahapan mulai kesiapan administrasi hingga manasik haji bagi para calon haji. “Kami melaksanakan manasik haji sebanyak 12 kali. Sepuluh kali mengenai teori, dan dua kali praktik yakni di RM Lembah Ciremai dan di GOR Ewangga. Untuk penyelenggaraan manasik inipun pendanaannya dibantu dari BPIH dan disubsidi oleh Pemda Kuningan,” kata H. Agus.

Ketika ditanya siapa yang menikmati jasa bank sehubungan adanya calhaj yang telah melakukan pembayaran BPIH, bahkan hingga tahun 2013, Ia menyebutkan, semua simpanan BPIH masuk ke rekening Menteri Agama. “Jasa yang diterima kita tidak tahu digunakan oleh siapa dan untuk apa saja karena itu merupakan kewenangan Kemenag pusat. Penyelenggaraan haji dengan Siskohat (sitem komputerisasi haji terpadu) saat ini sudah lulus sertifikat ISO, didalamnya ada andil publik, dan diawasi oleh BPK,” ujar dia.

HAB Kemenag 65

Menjelang peringatan hari amal bhakti (HAB) ke 65 tanggal 3 Januari 2010, jajaran Kemenag Kab. Kuningan akan melaksanakan berbagai kegiatan. Kegiatan itu meliputi: lomba shalawat tingkat kecamatan, perlombaan olahraga (futsal, bulutangkis), tasyakuran, dan pengajian umum di Masjid Syiarul Islam.

Selain itu, akan mengadakan bhakti sosial dengan menyantuni para purnabhakti kantor Kemenag, dan melakukan qurban 9 ekor kambing pada 18 Nopember 2010/11 Dzulhijah 1431H. (tan)

h1

Mulai Tumbuh PAUD Baru di Ciwaru

21 November 2010

Ciwaru, IB

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Ciwaru memperlihatkan kemajuan pesat. Diawali dengan berdirinya PAUD di Desa Linggajaya, menyusul  kemudian bermunculan PAUD di beberapa desa lainnya seperti di Desa Citundun, Sumberjaya dan Andamui.

Untuk desa lainnya masih dalam tahap perencanaan, kemungkinan besar tahun pelajaran 2010/2011. Hal itu diungkapkan Penilik PLS (Pendidikan Luar Sekolah) UPTD Pendidikan Kec. Ciwaru, Johari SPd, kepada IB, Kamis (18/11).

Sejak bertugas pada 2004 lalu di Ciwaru, Johari memprioritaskan pendirian PAUD yang dikembangkan oleh  Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). “Nampaknya cukup berhasil, dan inilah hasil kerja keras yang telah kami lakukan,” kata Johari.

Berkembangnya PAUD di wilayahnya dipengaruhi beberapa faktor pendukung. Diantaranya minat masyarakat terhadap pengembangan PAUD cukup tinggi. Kemudian, dukungan dari pihak-pihak terkait, serta keseriusan Penilik PLS menyosialisasikan kepada semua lapisan masyarakat.

Ketika ditanya metode yang digunakan terkait pengembangan PAUD, pihaknya telah mencoba melakukan transparansi (keterbuka an) dengan para pengelola yang tergabung dalam Himpaudi Kec. Ciwaru. Ia juga melakukan komunikasi yang efektif dalam pemaparan program yang datang terhadap lembaga PAUD.

“Pengembangan metode seperti ini dirasakan sangat berhasil dan mampu disikapi dengan baik oleh segenap pengelola PAUD,” jelasnya lagi.

Dampaknya beberapa PAUD di Ciwaru pernah merasakan bantuan dari pemerintah. (gie)

h1

PKBM Khoerunnisa Lengkapi Sarana

21 November 2010

Luragung, IB

Sejak berdiri 2007 lalu, PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Khoerunnisa Desa Cikandang Kecamatan Luragung, baru kali ini direbah. Rehab memanfaatkan dana sebesar Rp. 50 juta bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dimanfaatkan untuk membangun dua lokal ruangan belajar.

Pengelola PKBM Khoerunnisa, Sawit mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten yang telah memberi perhatian terhadap lembaga yang dipimpinnya itu. “Bantuan ini tentu besar sekali manfaatnya bagi pihak kami,” katanya kepada IB, Kamis (18/11).

Dengan bantuan itu tentu akan mengurangi kendala pihaknya dalam proses kegiatan belajar. “Jika dua ruangan tersebut sudah selesai, maka kegiatan belajar siswa PKBM ini akan lebih tertib,” jelasnya.

Ia berharap bantuan pembangunan fisik bisa berlanjut karena di wilayahnya rata-rata PKBM belum memiliki ruangan belajar yang refresentatif. “Keberadaan PKBM sebenarnya sangat potensial dalam rangka mendukung berbagai program pemerintah, khususnya domain dunia pendidikan,” katanya. (gie)

h1

UPTD Pendidikan Cimahi Antisipasi Longsor

21 November 2010

Cimahi, IB

Kecamatan Cimahi merupakan salah satu daerah di Kabupaten Kuningan yang masuk kategori rawan bencana alam terutama longsor dan pergerakan tanah. Hal itu mengancam pula kantor UPTD Pendidikan kecamatan setempat.

Sehingga, menurut Aruman, SE, Ketua Panitia Rehab UPTD Pendidikan Kecamatan Cimahi, dana imbal swadaya sebesar Rp. 25 juta digunakan membangun TPT (tembok penyangga tebing). Maksudnya, untuk mengantisi-pasi ancaman longsor terhadap kantornya. Tebing yang dibangun berukuran panjang 9 dan tinggi 1,2 meter. “Karena dipandang urgen, dalam rehab kantor ini kami memokuskan pada pembangunan TPT. Maklum saja dinding grasi sudah retak hingga 5 cm,” terang Aruman didampingi Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Cimahi, Dastro, S.Pd, Senin (8/11).

Rehab kantor UPTD dan membangun TPT itu telah dimulai sejak 8 Nopember lalu. Rehab kantor bagian grasi diantaranya mengganti tiga buah kusen, membuat konsol depan, dan mengganti atap. Namun bila mencukupi maka akan digunakan menata halaman, apakah diplur atau menggunakan paving blok.

Garasi yang ada selama ini nampak kurang kuat, selain terancam longsor, juga mudah dijebol orang. Kata Dastro, dinding  berukuran 12 meter dengan tinggi  tiga meter itu terbuat dari triplek. “Rehab ini kalau dikalkulasi akan menghabiskan anggaran sebesar Rp. 75 juta. Mudah-mudahan ada bantuan lagi,” harap Dastro. (gie)