h1

Alumni SMANSA Kembali Ngumpul 6 April di Lembang

9 April 2012

Kuningan, IB

Alumni SMA Negeri 1 Kuningan (SMANSA) kembali akan melakukan pertemuan (reuni) di Lembang Bandung 6 April mendatang. Setelah sebelumnya berkumpul di rumah orang tua Hj. Tita Juwitaningsih, reuni dilakukan lagi di rumah Tita Rohayati di komplek Stadion Dipati Ewangga, Kel. Windusengkahan Kec. Kuningan, Minggu (25/12/11).

Meski tidak terlalu banyak, hanya 12 dari 43 alumni SMAN 1 Kuningan tahun 1987/1988 khususnya kelas III Sos 5 yang berkumpul, tak mengurangi rasa gembira diantara mereka. Mereka sudah sepakat akan melepaskan status sosial masing-masing untuk menciptakan keakraban dan kebersamaan. “Dalam reuni, kami telah sepakat tidak boleh memperlihatkan rasa keakuan dan kesuksesan individu,” terang Iwan Normansyah, Ketua Panitia.

Mereka yang hadir diantaranya Entang Santoni, S.Sos Kasubag Umum Kantor Camat Japara, Ramdan Priatna Staf Kecamatan Kuningan, Emup Muplihudin, S.Pd Kasi Pemuda Disdikpora, Iwan Normansyah wiraswasta, Letkol TNI AU Maman Sudirman, Sukartanu, SH Pimred Tabloid IB, dan Aiptu Sukarna Kapolpos Hantara.

Selanjutnya Tusni Hidayati, Tita Rohayati ibu rumah tangga, dan Tita Juwitaningsih ibu rumah tangga dan pengurus Muslimat NU. Serta Umaryadi, M.Pd dan Yulia Primiasih, S.Pd keduanya guru SMP Depok dan Indramayu.

Rasa kebersamaan dan kebersahajaan terpancar dari wajah mereka seakan-akan masih seperti dulu ketika masih di SMA. Mereka bercerita tentang cinta, kisah-kasih di sekolah dan prestasi selama sekolah.

Ada sebuah nilai terungkap dalam kesempatan itu yakni perlunya menumbuhkan semangat kebersamaan dan saling membantu sesama rekan. Selain itu, pintar intelektual di sekolah juga tidak menjamin suksesnya dalam karier.  “Mari kita tumbuhkan semangat kebersamaan dan saling membantu, tanpa melihat status sosial masing-masing,” terang  Iwan.

Setelah itu rombongan pun menuju seorang rekan yang kurang beruntung, Yati Rohayati di Gang Warior Pasapen II Kuningan. Sayangnya, yang dituju tidak ada di tempat, informasi dari tetangga Yati dan keluarganya transmigrasi ke Kalimantan. “Mereka pindah dan rumahnya juga sudah ambruk,” katanya. (tan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: