h1

Rela Jual Tanah Buat Bangun Masjid Al Anwar Cibingbin

29 Maret 2012

Cibingbin, IB

Didasari oleh keyakinan bila berbuat kebajikan akan mendapat pahala dari Allah swt, dua warga Desa / Kecamatan Cibingbin rela menyerahkan hartanya untuk pembangunan Masjid Al Anwar Desa Cibingbin.

Keteladanan dilakukan oleh Derik, seorang lajang yang mendapatkan warisan dari orang tuanya,  dan seorang nenek yang mendermakan seluruh hartanya.Derik setelah menerima waris sebidang tanah dari orang tuanya, menjual tanahnya ke seseorang dan menyerahkannya kepada panitia pembangunan masjid. Hal yang lebih hebat lagi dilakukan oleh seorang nenek sebatang kara yang enggan disebutkan jati dirinya ini memiliki niat menyodaqohkan seluruh hartanya berupa tanah dan bangunan untuk pembangunan masjid.

Padahal, kata Kepala Desa Cibingbin, D. Iwan Setiawan, tanah itu merupakan satu-satunya harta yang dimilikinya. Tanah tersebut diberikan, dengan dasar pertimbangan jika digunakan untuk menunaikan ibadah haji tidak akan mencukupi, lebih baik dishodaqoh kan untuk pembangunan masjid saja.

Keinginan itu disampaikan kepada Ketua dan Bendahara Panitia Pembangun Masjid Al Anwar, H. Asikin, M.Pd dan H. Haerudin. Dalam akad jual beli yang telah disepakati kedua belah pihak dengan harga Rp. 12,5 juta itu, penjual akan menyerahkan tanahnya setelah sang nenek meninggal dunia, “Hasil penjualan tanah ini sepenuhnya untuk pembangunan masjid, namun berikan saya kesempatan untuk tetap menempati gubuk dan tanah ini sampai meninggal dunia,” ucap Iwan menirukan muakif itu.

Kades Cibingbin, Iwan Setiawan didampingi Sekdes, Abdul Haris, S.Ag menjelaskan, rehab total Masjid Al Anwar akan menelan anggaran sebesar Rp. 2 miliar. Dana pembangunan bersumber dari swadaya masyarakat dan para donatur.

Dari masyarakat, sumbangan telah ditetapkan berdasarkan kategori ekonomi keluarga, dengan besaran Rp. 100.000 hingga Rp. 1,5 juta. “Meskipun besaran sumbangan telah ditetapkan besarannya, namun dalam kenyataannya banyak yang menyumbang lebih dari lima juta rupiah,” terang Iwan, Rabu (14/12/11).

Hingga saat ini, selain dari warga, dana juga diterima dari para donatur lokal diantaoanya KUD Sukamekar satu DO semen, H. Jana, dan H. Nana masing-masing Rp. 10 juta, serta dari Direktur PT. DD Corpora H. Kusnandar Rp. 5 juta. Total dana dan material yang diterima bila semua diuangkan telah mencapai Rp. 900 juta.

Sedangkan donatur dari luar desa belum ada yang masuk, mereka masih tahap survey, seperti dari sebuah yayasan berasal dari Qatar dengan perwakilan di Nangroe Aceh Darussalam dan Jamsostek.

Melihat antusias warga dalam bekerja dan kegigihannya bersama-sama membangun masjid, ia sangat berterima kasih kepada warga. Sebagai wujud kegembiraan, seusai ngecor beton lantai dua, Rabu (14/12) kades menyulut petasan yang disambut tepuk tangan warga. (tan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: