h1

SMPN 2 Cibingbin dan Dompet Dhuafa Tebar 182 Ekor Domba Kurban

25 Maret 2012

Cibingbin, IB

SMP Negeri 2 Cibingbin untuk ke empat kalinya dipercaya oleh Dompet Dhuafa Republika melakukan tebar hewan kurban (THK), Selasa (8/11/2011). Sekolah ini menebar 182 ekor domba dan satu ekor sapi.

Ketua Panitia, Didi Sutardi, S.Pd menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian terhadap umat muslim, mengisi kegiatan sosial di Hari Raya Idul Adha, serta memberikan bantuan kepada umat muslim yang kurang beruntung.

Didi Sutardi mengharapkan THK dapat dijadikan motivasi untuk menyatukan langkah demi kemaslahatan umat dan sebagai ajang meningkatkan jiwa sosial dan kepedulian tehadap orang lain di sekitar kita.

Ia merasa bangga karena sekolah tempat mengabdinya selama ini terus dipercaya oleh Dompet Dhuafa untuk mendistribusikan hewan kurban. Kali ini sebanyak 180 ekor domba dari total 550 ekor disalurkan . Dari jumlah itu yang dikelola sendiri sebanyak 92 ekor domba dan satu ekor sapi. Selebihnya didistribusikan ke SMPN 1 Cibeureum 25 ekor, SMAN 1 Luragung 25 ekor, serta 15 ekor dialokasikan untuk Desa Babatan Kecamatan Kadugede.

Kepala SMPN 2 Cibingbin, H.D. Hernadi, M.Pd menyampaikan terima kasih atas kepercayaan H. Kusnandar selaku Direktur THK Dompet Dhuafa untuk melaksanakan THK yang ke lima kalinya.

Program ini, kata dia, merupakan kelanjutan yang telah dimulai sejak dipimpin oleh Ono Darsono yang telah memberikan dasar kekompakkan, kekeluargaan dan kebersamaan, serta mendorong kreativitas.

Ia menjelaskan ada beberapa kemajuan yang telah dilaksanakan selama ini. Diantaranya pengadaan listrik PLN yang sebelumnya dikeluhkan. Begitu pula pengadaan ruang belajar telah bertambah, dan mendapat bantuan IT, serta laboratorium bahasa.

Drs. Deniawan, M.Si, Staf Ahli Bupati Kuningan Bidang Kesra menyambut baik adanya THK di sekolah yang berkedudukan di Desa Sindangjawa Kecamatan Cibingbin ini.  Menurut Deniawan, yang hadir mewakili Bupati Kuningan ini, pembinaan generasai muda kedepan sangat berat. Hal itu tak lepas dari semakin kuatnya pengaruh asing dan pergaulan bebas, sehingga peran orang tua dan para pendidik sangat penting dalam membina siswa kearah yang cerdas dan berahklakul karimah.

Ia pun sangat merespon adanya pelajaran tambahan bidang mental kerohanian. “Adanya pembinaan mental kerohanian, selain bidang pendidikan umum di sekolah ini sangat baik untuk mempersiapkan anak didik kelak, sehingga dapat menciptakan lulusan yang berkualitas dan berakhlak mulia,” terang Deniawan.

Direktur THK Dompet Dhuafa, Kusnandar, SE, MH menjelaskan, SMPN 2 Cibingbin diakui sebagai pioneer dan terbaik (the best) dalam pengelolaan THK Dompet Dhuafa, sehingga layak untuk dapat lagi.

Menurutnya, untuk mencapai pendidikan bermutu bukan ditentukan oleh banyaknya bantuan dari pemerintah dan besarnya biaya, melainkan oleh SDM yang profesional. Di sekolah, kata dia, sebaiknya dikembangkan entrepeneurship, karena pendidikan sangat penting bagi kemajuan bangsa, disamping sektor ekonomi.

“Kembangkan jiwa entrepreneur, karena dari sekolahlah kita akan terbentuk menjadi seorang yang profesional,” saran Kusnandar kepada para siswa.

Acara THK dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kesra Drs. Deniawan, M.Si, Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kab. Kuningan Drs. H. Dedi Supardi, M.Pd, dan Ketua PGRI Opid Ropid, M.Pd. Selain itu, Camat Cibingbin Agus Sumitra, S.Sos, Danramil Kapten Kafidin, Kapolsek Cibingbin, Kepala UPTD Pendidikan Kec. Cibingbin diwakili Sugiono Ace, S.Pd, kiyai setempat, para kepala SD, Kepala Desa Sindangjawa Ading Kusmiadi, dan undangan lainnya. (tan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: