h1

Dua Kasus Kegagalan MOP di Kuningan

25 Maret 2012

Kuningan, IB

Dua kasus kegagalan MOP (methode operasi pria) atau alat kontrasepsi untuk laki-laki terjadi di Kabupaten Kuningan. Setelah sebelumnya pasangan Engkos dari Kramatmulya, kini kasus serupa terjadi pada Asep Cepot warga Desa Windujanten Kecamatan Kadugede.

Pada kasus pertama, kata Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Kab. Kuningan, Drs. H. KMS Zulkifli, M.Si, Engkos mengikuti MOP  dan istrinya juga peserta KB, namun ternyata kemudian sang istri hamil lagi. “Kami sebenarnya telah berupaya keras sesuai standar operasi prosedur (SOP) tetapi mungkin Alloh berkehendak lain, sehingga meski telah di-KB, tetapi masih juga diberikan keturunan,” ucap Zulkifli, di kantornya, Selasa (1/11/11).

Begitu pula dari kasus yang dialami Asep warga Windujanten, hal itu bisa saja terjadi dan pihaknya tidak menampik adanya kegagalan itu.  Penyebab terjadinya kehamilan dimungkinkan karena masih ada sperma yang tertinggal pada testoteron (zakar) sebelum MOP, dan tidak pakai kondom saat hubungan suami istri pasca sembuh dari MOP.

Ketika ditanya apakah ada ganti rugi terhadap kegagalan MOP itu, Zulkifli menjelaskan, bagi pihak yang gagal MOP itu bisa mengajukan klim intansinya, dan akan mendapat bantuan sebesar Rp. 350.000 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Silakan saja ajukan klim, nanti kami akan memprosesnya untuk mendapat ganti rugi dari pemerintah provinsi,” terang Zulkifli.

Asep Sendiri kepada IB melalui ponselnya menyampaikan unek-uneknya. Menurut Asep, dirinya sudah berupaya keras dan sakit mengikuti MOP, ternyata hasilnya kok punyak anak lagi. Padahal, harapan dia ikut MOP itu agar tidak punya anak lagi, karena sebelumnya telah dikaruniai empat anak.

Ketika ditanya bagaimana rasa sakit yang dideritanya, Asep mengatakan, sakitnya seperti dikhitan dua kali. “Gak ketulungan sakitnya kang, gak mau lagi di-MOP,” ungkap Asep.

H. KMS Zulkifli

Jenis-Jenis Alat Kontrasepsi KB

Zulkifli menyebutkan, ada dua jenis alat kontrasepsi yang dikenal saat ini, yakni  untuk pria dan wanita. Untuk pria berupa kondom, MOP (methode operasi pria), dan sedang dikembangkan pil untuk pria.

Jenis alat kontrasepsi untuk perempuan lebih banyak, seperti MOW (methode operasi wanita), susuk KB, suntikan KB (KB suntik), pil KB, IUD/spiral, dan implant. (tan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: