h1

Desa Cipondok Wakili P2WKSS Kuningan

25 Maret 2012

Cibingbin, IB

Desa Cipondok Kecamatan Cibingbin dipercaya menjadi wakil Kabupaten Kuningan untuk melaksanakan program Peningkatan Pemberdayaan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahatera (P2WKSS).  Desa itu dinilai oleh Tim Provinsi Jawa Barat, Rabu (9/11/11).

Kepala Desa Cipondok Kec. Cibingbin, Suhamad, SE menguraikan, Desa Cipondok terletak di perbatasan paling timur Kabupaten Kuningan dan Jawa Barat dengan Jawa Tengah. “Desa kami dihuni oleh penduduk yang berjumlah 3.890 jiwa dengan 1.407 KK,” terang Suhamad, di Gedung Serbaguna Desa Cipondok.

Dalam melaksanakan program P2WKSS, terang Suhamad, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap 100 KK binaan, sosialisasi, dan melaksanakan praktik lapangan.

Di desa ini juga, telah dimiliki Taman Bacaan dan mendapat bantuan 1.000 buku dari Perpustakan Daerah Kab. Kuningan. Selain itu, telah dibuat pula tiga usaha kelompok wanita, satu diantaranya yakni kelompok Seruni yang mendapat bantuan modal Rp. 75 juta.

Selanjutnya, BKBPP telah memberikan pelatihan tata boga dengan memberikan bekal keterampilan bagi para ibu untuk bisa membuat kerudung dan manik-manik. Dilaksanakan pula rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) tiga unit, dan renovasi 20 unit rumah dari program MBR (masyarakat berpenghasilan rendah).

Bupati Kuningan diwakili Asisten Pemerintahan Setda Kuningan, Drs. Ucu Suryana, M.Si menyambut baik terpilihnya Desa Cipondok sebagai wakil Kabupaten Kuningan untuk melaksanakan program P2WKSS.  Ia menyebutkan, Desa Cipondok itu telah mengalami kemajuan yang cukup pesat pasca pelaksanaaan program desa mandiri menuju desa peradaban dari Provinsi Jawa Barat.

Penunjukan Desa Cipondok itu, karena perbatasan merupakan prioritas pembangunan Kabupaten Kuningan, agar bisa menjadi mukanya Jawa Barat. Hal itu merupakan hasil dari pertemuan Kuningan Summit yang dihadiri delapan kepala daerah dan dua Gubernur. ”Mudah-mudahan desa ini layak diperbandingkan dengan desa lainnya yang dinilai,” harap Bupati Aang.

Bupati Aang juga meminta agar terus menggali dan memanfaatkan potensi sumber daya dan lingkungan secara baik dan optimal, agar keluarga sehat sejahtera dapat terwujud. Sehingga dalam melaksanakan program itu harus bisa dilaksanakan secara terpadu terutama bermanfaat bagi keluarga Pra KS.

Ketua Tim Penilai Jabar Drs. Ono Moh. Kohri, M.Si merasa terkesan dengan nama Desa Cipondok. “Nama desanya Cipondok, tapi perjalanan dari Bandung sangat panjang,” seloroh Ono.

Ia juga mengungkapkan fokus P2WKSS adalah adanya kesetaraan gender, meningkatkan kualitas sikap hidup sehat, yang berdampak terjadinya penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Selain itu, harus mampu menurunkan KDRT, peningkatan kualitas jamban keluarga dan MCK, serta partisipasi masyarakat dalam memelihara sarana umum.

Acara dihadiri Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Kab. Kuningan, Drs. H. KMS Zulkifli, M.Si, Kabid Pemberdayaan Perempuan BKBPP Dra. Tuti Sulastri, Camat Cibingbin Agus Sumitra,  S.Sos, Pengurus TP PKK Kab. Kuningan Hj. Susilawati, S.Sos beserta jajaran, kepala UPTD/UPT Kecamatan Cibingbin, dan beberapa kepala desa. (tan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: