h1

Kades Dilantik, Warga Sagaranten Rusuh

19 Juli 2011

Ciwaru, IB

Aksi massa dilakukan ratusan warga di Desa Sagaranten Kecamatan Ciwaru Kuningan, Senin (27/6/2011). Massa yang beringas merusak sejumlah fasilitas umum, seperti gedung balai desa dan tiang jembatan.

Amuk massa diduga merupakan buntut dari ketidakpuasan salah satu calon dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) 26 Mei 2011. Akibat kejadian ini, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun INILAH.COM, amuk massa yang berlangsung sejak pukul 12.00 WIB, hingga pukul 23.00 belum bisa dikendalikan polisi. Bahkan hingga Selasa (28/6/2011) dini hari, petugas dari Polsek Ciwaru dan Polres Kuningan masih melakukan penjagaan ketat di desa tersebut.

Kerusuhan sendiri berawal saat warga mendengar Kades Sagaranten terpilih Rastim Yudiana, S.Pd bersama empat kepala desa lainnya akan dilantik oleh Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda di Desa Sukerta Barat Kecamatan Darma Kuningan.

Saat pelantikan itulah, massa seperti dikomando langsung melakukan pengrusakan. Aksi tersebut makin meluas dan hingga malam hari terus berlanjut. Informasi yang dihimpun, amuk massa juga terjadi karena Bupati Aang Hamid Suganda tetap melantik Kades Sagaranten. Padahal dokumen administrasi persyaratan kades tersebur disinyalir belum lengkap. Di antaranya belum ada tanda tangan ketua Badan Perwakilan Desa (BPD).

“Sebelum pelantikan seharusnya camat menyelesaikan terlebih dahulu permasalahan yang muncul pascapilkades. Salah satunya indikasi adanya kecurangan perolehan suara,” ujar Udin tokoh masyarakat setempat.

Sementara Kades terpilih Rastim Yudiana secara tegas mengaku terpilihnya ia menjadi kades telah sesuai proses yang ditetapkan panitia. “Semua prosedur sudah saya tempuh,” tandas Rastim.

Kronologis

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Sagaranten Kecamatan Ciwaru telah dilaksanakan 26 Mei 2011 lalu. Namun hingga berita ini diturunkan hasilnya masih buntu, sehingga kemungkinan pelantikannya akan dipending untuk beberapa waktu.

Pilkades sendiri diikuti oleh dua orang calon kepala desa yakni Yudiana, S.Pd, incumbent ditantang oleh Irfan Sujana. Secara de facto Pilkades di desa itu dimenangkan oleh Yudiana yang meraih 348 suara dari sekira 800 orang pemilih. Sedangkan Irfan kalah satu suara dengan meraih 347 suara, sisanya 11 blangko dan 12 tidak sah.

Menurut informasi Pilkades telah berjalan lancar dan sah menurut Perda 18 tahun 2004 dan Perbub 25 tahun 2005. Terbukti dengan telah diterimanya tanda-tangan oleh panitia, saksi-saki dari ke dua calon, dan ketua BPD Sagaranten, Hendra.

Sayangnya, ketua BPD tidak mau membuat surat penetapan hasil Pilkades. Ia malah pergi ke Jakarta, tiga hari setelah Pilkades. Diduga ia mengalami tekanan psikologis. Meski Ia telah didatangi ke Jakarta tempatnya berdagang, namun bergeming tak mau menanda tangani surat penetapan itu.

Suhadi dan Ade, Tim Sukses Irfan Sujana mengungkapkan ketidakpuasannya kepada IB, dan akan terus melakukan perlawanan menurut cara-cara yang sah. “Kami akan berupaya agar pilkades ini menemukan titik terang, tetapi tidak akan melakukan tindakan anarkis,” ucap Ade.

Kepala BPMD Kab. Kuningan, Drs. H. Kamil G. Permadi, MM mengatakan, bahwa permasalahan mengenai penetapan calon terpilih telah ditandatangani oleh Ketua BPD Sagaranten, Kamis (23/4). Sehingga pelantikan oleh Bupati dapat dilakukan bersamaan empat kades terpilih lainnya. Sayangnya, Kamil sendiri tidak menyebutkan tempat penandatangan surat penetapan calon terpilih oleh Ketua BPD Sagaranten dilakukan. Padahal sahnya penandatangan itu sendiri harus dilakukan di desa yang bersangkutan.

Ia pun mengaku telah bertemu dengan kedua calon kades yakni Sartim Yudiana dan Irfan Sujana di kantornya dengan hasil bahwa calon yang kalah dengan legowo menerima kekalahannya. “Kami telah bertemu dengan kedua calon, dan pihak yang kalah telah menerima dengan legowo,” ujar Kamil kepada IB, Rabu (29/6).

Bupati Kuningan, H, Aang Hamid Suganda saat ditemui IB di ruang kerjanya mengaku kaget atas peristiwa itu. “Kalau belum beres mengapa dipaksakan untuk dilantik. BPMD jangan gegabah,” tegas Aang, Rabu (29/6) (tan)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: