h1

200 TKSK dan Tagana Antar Dian Januar ke BAPPEDA

16 Mei 2011

Kuningan, IB

Sekira 200 anggota TKSK (Tenaga Kerja Sukarela Kecamatan) dan Tagana (Taruna Siaga Bencana) mengantar kepindahan Drs. Dian Rahmat Yanuar, M.Si ke Bappeda.

Sejak pagi hari, Rabu (3/5), seusai serah terima jabatan antara Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kuningan yang baru Drs. H. Dadang Supardan, M.Si dari Dian Rahmat Yanuar, dua lembaga mitra kerja Dinsosnaker itu telah menyiapkan dua unit kendaraan Rescue dan Dunlop, dan pengawalan menggunakan puluhan motor.

Suasana sertijab di Dinsosnaker memang lebih wah, karena dimeriahkan oleh hiburan organ tunggal dan pakai panggung segala. Sertijab ini pun dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan H. Momon Rochmana, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Uus Rusnandar, SH, M.Si, serta pegawai Bappeda dan Dinsosnaker.

Dian Januar menjadi Kepala Bappeda termuda dalam sejarah lembaga perencanaan pembangunan daerah itu. Ia menggantikan Drs. H. Yosep Setiawan, M.Si yang promosi menjadi Sekretaris Daerah Kab. Kuningan. Sedangkan Dadang merupakan pejabat senior dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menjadi Kepala Dinas Sosnaker.

Sekda Kuningan, Yosep Setiawan mengaku dirinya dipercaya oleh Bupati Kuningan sebagai Kepala Bappeda selama 2 tahun. Ia sebelumnya pernah menjabat Kabag Organisasi Setda, Kepala BKD dan  Inspektur pada Inspektorat.

Menurut Yosep, maju mundurnya daerah tergantung kepada Bappeda Kuningan, sehingga bila ada suatu masalah harus dikonsultasikan dengan ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) yang dijabat Sekda, atau Wakil Bupati. Ia mengaku, permasalahan di Bappeda itu sangat komplek, berbeda dengan sebelumnya yang hanya menggarap bidang kepegawaian di BKD, dan masalah pengawasan ketika di Inspektorat.

“Seorang kepala Bappeda harus menguasai multidisiplin ilmu yang mencakup seluruh bidang fisik, non fisik maupun spiritual, karena maju mundurnya pemerintah daerah tergantung Bappedanya,” ujar Yosep.

Ke depan tugas pemerintah semakin berat yakni dalam rangka menyejahterakan rakyat. “Meski IPM (indek pembangunan manusia) kita sudah tinggi yakni 72,612, namun sektor daya beli yang menyangkut kesejahteraan masyarakat masih rendah, pada kisaran 51,60. Sedangkan sektor pendidikan dan kesehatan sudah bagus,” terang Yosep.

Dian Rahmat Yanuar mengatakan, sebagai pejabat yang masih muda, dirinya masih memerlukan bimbingan dan perlu banyak belajar dari para seniornya. “Saya akan melanjutkan langkah dan program pendahulu saya,” ucap mantan Kabag Humas terlama di Pemkab Kuningan (2 tahun, 8 bulan), Kabag Perlengkapan dan Kepala Dinsosnaker selama 2 tahun ini.

Sebagai kepala Bappeda baru, dirinya sudah punya pengalaman pertama ketika mengikuti Musrenbangnas di Jakarta. “Di sana saya bisa bertemu dengan Presiden, para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, para pimpinan lembaga tinggi negara dan pemerintahan, serta perwakilan pemerintah daerah,” tuturnya.

Dalam Musrenbangnas itu terungkap bahwa sebuah rekontruksi pembangunan telah dicanangkan, bahwa ke depan hasil Musrenbang harus secara teguh dan konsekwen dilaksanakan secara profesional.

Wakil Bupati Kuningan, H. Momon Rochmana menjelaskan, persoalan bangsa yang cukup krusial saat ini menyangkut masalah kemiskinan, pengangguran dan terorisme. Sehingga, diperlukan perencanaan yang baik yang telah tercover. Perencaaan di Kabupaten Kuningan sendiri telah dituangkan dalam RPJM (rencana pembangunan jangka menengah).

RPJM itu diimplementasikan dalam program tahun 2011. Program itu telah dituangkan dalam KUA kemudian PPAS. “Pelaksanaan pembangunan jangan bergeser dari perencanaan awal. Dalam perjalanannya, Bappeda harus melakukan evaluasi setiap enam bulan sekali,” pintanya. (tan)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: