h1

50.217 Pasutri Belum Ber-KB

14 April 2011

Kuningan, IB

Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kab. Kuningan, Drs. H. Zulkifli, MS mengatakan, 50.217 PUS (pasangan usia subur) atau pasangan suami isteri (Pasutri) terlindungi kontrasepsi alias belum ber-KB.

Data itu, kata Zulkifli didasarkan pada sensus penduduk 2010. Disebutkan, jumlah penduduk Kabupaten Kuningan 1.037.508 jiwa dengan 315.989 keluarga. Dari jumlah itu, sebanyak 171.374 PUS sudah terlindungi kontrasepsi, dan 50.217 PUS terlindungi kontrasepsi.

Pada Rapat Kerja Daerah KB Kesehatan 2011 di Balai Desa Mandirancan, Rabu (6/4), Ia menyebutkan pula bahwa jumlah keluarga pra sejahtera dan KS.1 mencapai 95.932 KK (30,36%).

Karena itu, pengendalian melalui program KB Kesehatan menjadi salah satu keharusan yang tidak bisa ditawar. Program KB merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pembangunan bidang kesehatan diarahkan untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan peningkatan angka harapan hidup (AHH).

Wakil Bupati Kuningan Drs. H. Momon Rochmana, MM  menilai betapa pentingnya upaya pengendalian penduduk melalui program KB Kesehatan. Penduduk merupakan asset potensi bangsa yang berasal dari keluarga sebagai wahana yang penting untuk menciptakan generasi yang berkualitas dalam membangun bangsa dan negara.

Menurut hasil sensus penduduk tahun 2010, penduduk Kab. Kuningan berjumlah 1.037.000 jiwa dengan  laju pertumbuhan 0,53%. Keadaan itu,  masih berada di bawah rata-rata nasional dan Jabar. Rata-rata jumlah kelahiran 1,84 per usia subur. Bandingkan dengan hasil sensus penduduk 2000, saat itu hanya 900.000 jiwa. “Jadi penambahan penduduk dari tahun 2000-2010 hanya 48.000 jiwa,” ungkap Momon.

Menurut Momon, kegiatan bangsa dimasa depan akan sangat ditentukan SDM. Oleh karena itu perencanaan penduduk yang baik harus disertai optimalisasi peran dan fungsi kelembagaan KB Kesehatan beserta petugasnya.

Dalam Rakerda itu digelar pula kegiatan pengobatan gratis. Rinciannya, untuk pengobatan umum 81 orang, pemeriksaan bumil 54 orang, donor darah 12 orang, pelayanan inplan 48 orang dan pelayanan IUD 16 orang. (rml)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: