h1

Warga Kawungsari “Keukeuh” Tolak Pembangunan Waduk Cileuweung

11 Desember 2010

Cibereum, IB

Warga Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan keukeuh (bergeming) menolak rencana pembangunan Waduk Cileuweung. Penolakan itu sangat beralasan karena tanah dan rumah warga desa akan terendam.

Kepala Desa (Kuwu) Kawungsari, Wawan Hernawan, S.Pd mengaku keberatan atas rencana pembangunan waduk terbesar di wilayah Kuningan timur ini. “Kami keberatan atas rencana pemerintah membangun waduk Cileuweung karena akan merendam desa kami ini. Lagian siapa yang akan rela tanah kelahiran direndam,” tegas Wawan kepada IB, Rabu (1/12).

Ketika ditanya perkembangan pembangunan waduk itu, Wawan menjelaskan di wilayahnya telah dilakukan studi amdal mengenai dampak lingkungan (AMDAL). “Hasilnya pun kami tidak tahu, padahal ini penting karena pembangunan proyek ini akan memberikan pengaruh bagi lingkungan. Selanjutnya telah diadakan stud Laraf (kelayakan) dan kesediaan masyarakat terhadap proyek yang akan dilaksanakan. Menurut masyarakat mereka hampir seluruhnya menolak pembangunan ini,” terang Wawan.

Wacana pembangunan waduk dengan luas sekira 75 hektar itu, benar-benar membuat resah warga. Beberapa warga mengungkapkan ketidakrelaannya kepada IB, seperti diungkapkan Dedi, Ia mengaku geram dengan adanya rencana pembangunan itu. Pembangunan ini hanya akan menyengsarakan rakyat saja, sebab sudah terjadi pada beberapa pembangunan waduk, warga adalah korban paling duluan.

Seandainya ada tanah dan rumah pengganti sekalipun tidak akan memuaskan. “Bila nanti benar akan dilaksanakan pembangunan waduk itu, siapa yang akan menikmatinya. Karena sudah pasti yang akan menikmati hanyalah beberapa desa di Kecamatan Cibeureum dan Cibingbin. Bahkan kemungkinan besar orang luar Kuningan,” tandas Dedi.

Pembangunan Waduk Cileuweung

Terpisah, Pelaksana Tugas Bupati Brebes Ir. H. Agung Widyantoro, merasa tertantang untuk berbuat melihat pesatnya pembangunan di Kuningan. “Saya kira, itu merupakan atmosfer kota yang menggiurkan. Kalau tidak segera ditangkap, kami akan menjadi penonton saja. lihat saja perkembangan pembangunan di Luragung ataupun Cibingbin yang sudah sedemikian pesat,” katanya seperti ditulis PR.Online.

Oleh karena itu, menurut Agung, Pemkab Brebes berusaha keras untuk mengimbangi Kuningan, dengan menggenjot pembangunan di Kecamatan Banjarharja yang berbatasan langsung dengan Cibingbin. “Agar seimbang, efek bola kinetis itu harus betul-betul dimanfaatkan. Tahun-tahun ini, prioritas kami adalah memperlebar jalan dari perbatasan. Beberapa tahun ke depan, bukan tidak mungkin Cibingbin dan Banjarharja menjadi kota baru yang sarat potensi,” katanya.

Dua kabupaten itu, sebetulnya memiliki satu projek prestisius yang bisa menjadi penanda kerja sama lintas batas yakni pembangunan Waduk Cileuweung. Waduk itu memiliki posisi strategis sekaligus unik karena dibangun di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan. “Akan tetapi, air dari waduk tersebut mayoritas diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Brebes,” ujar Agung.

Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda membenarkan hal itu dan mendukung keberadaan waduk tersebut. “Silakan saja, Kuningan malah mendukung. Meskipun air dialirkan ke Brebes, toh Kuningan masih bisa menerima manfaat dari waduk itu. Saat ini, analisis mengenai dampak lingkungannya sudah keluar. Hal itu berarti pembangunan waduk pasti jadi,” katanya.

Menurut dia, Kuningan dapat memanfaatkan keberadaan Waduk Cileuweung untuk pengembangan sektor pariwisata. Selain itu, masyarakat di wilayah Kuningan selatan yang lebih dekat ke Brebes bisa memanfaatkannya untuk budi daya perikanan. Rencananya, air Waduk Cileuweung pun akan dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air.

Dengan volume aktif air waduk yang sebesar 20 x 10S meter kubik, estimasi listrik yang dapat dihasilkan mencapai 1,7 GWh per tahun. “Kuningan bisa menikmati manfaat maksimal dari waduk itu. Lagi pula, air juga bisa dinikmati oleh masyarakat Kuningan di sepanjang jalur irigasi menuju Brebes, mulai dari bendungan hingga Karang Dempel,” ujarnya. (tan/ Bataviase.co.id/IB)

Iklan

7 komentar

  1. emang bener atuh ,urang sebagai orang kawung sari nu keur ngumbara d bogor pun ,teu satuju ari kampung uran g rek d bendung mah,sabnanamah ,kampung eta teh pinuh ku kenangan nu amis pisan,jeun deui loba nu d rugikeun ti batan nu d untungkeuna,kade ah tong lalawora ulah maen bendung wae bisi cilaka,bisi almarhum mbah nur kamid ngamuk geura


  2. hidup lah buat pak kuwu kawung sari,maju terus buat pembangunan desa kawung sari .salam batos kanggo bapak ruminta.


  3. walau sudah sekitar 15 tahun yang lalu kami merantau di Sulawesi, tetapi Kami masih ingat kampung halaman , dimana lahir dan di Besarkan di kawung Luwuk yang kini berubah menjadi sebuah Desa KAWUNG SARI, Kami respon program Pemerintah masalah Pembangunan baik sarana Inpra stuktural ,sarana transfortasi maupun, Pembangunan Mental idiologi, pembangunan spiritual, Kami tidak merespon dengan adanya Pembangunan yang akan mengorbankan Masyarakatnya, bukankah Kewajiban Pemerintah Melindungi, mengayomi, mensejahtrakan rakyatnya, kami ingin hidup yang layak bukan menjadi korban segelintir kepentingan pribadi yang misi hanya mempertahankan diri demi kekuasaanya,
    kami keberatan dengan pengambilan data yang kurang valed/ kurang benar, anda semua penguasa harus cross cek kembali apa benar warga Kawung sari itu hanya 60 KK, anda di percaya dan di beri amanat oleh Rakyat supaya berbuat yang benar, mengambil data penduduk yang benar, anda PENGUASA bahwa jabatan yang ANDA pikul sekarang ini hanya titipan ALLAH, anda berkewajiban melindungi , mensejahterakan rakyatnya bukan MENYENGSARAKAN RAKYATNYA, anda di pilih karena RAKYAT, anda berbuat untuk RAKYAT, kami ini sebagian RAKYAT ANDA HAI PENGUASA, Kami solid pemerintah Indonesia dengan Pemberantasan Korupsiny bahkan kami acungkan jempol, dengan pemberantasa teroris, kami dukung semua itu, hanya kami tidak mendukung Pembangunan Bendungan cileuweung ya jelas kalau bendungan tersebut terbangun Desa Kawung sari Tengelam, kami tidak setuju walau ada istilah ganti rugi, YANG JELAS DI GANTI PASTI RUGI, sementara kalian penguasa tersenyum dengan bangganya, dan harta benda kami tenggelam, enak aja………..
    Yang jelas kami Warga Desa kawung sari tidak akan tetap diam, KAMI AKAN BERTAHAN DAN MEMPERTAHANKAN HAK , untuk apa ada undang undang tentang HAK AZASI MANUSIA, omong kosong belaka kalian penguasa kalau peduli rakyatnya apabila pembangunan tersebut dilaksanakan.


  4. Pesan :Untuk kuwu Kawung sari WAWAN HERYANA, S.Pd, saya titip Masa depan Kawung Sari sekarang ada di tangan anda, saya MENDUKUNG PENOLAKAN PEMBANGUNAN BENDUNGAN CILEUWEUNG, yang imbasnya menenggelamkan tanah kelahiran kita semua,DESA KAWUNG SARI TERCINTA anda jangan takut, anda di pilih Oleh Masyarakat Kawung sari bukan Masyarakat Cileuweung, randusari atau sampay, anda di pilih karena KAMI PERCAYA , bahwa ANDA MAMPU untuk berbuat, mempertahankan diri, anda di Pilih Bukan di angkat Bupati atau Mentri, anda di pilih suara MURNI masyarakat Desa Kawung sari, jadi jangan Takut SAYA BESAMA KALIAN , kita perjuangkah hak azasi kita sebagai MAHLUK TUHAN YANG MAHA ESA, apakah tidak ada solusi pembangunan bendungan di daerah NAMBO suapaya pesawahan kita terairi bukan di tenggelamkan. ENAK AJA…….mau di kemanakan warga yang jumlahnya menghampiri 3000 ( tiga ribu ) jiwa, untuk itu pak KUWU anda jangan takut untuk berjuang, kini saatnya perjuangkan kepentingan warga saudara…….


  5. maju terus buat warga kawungsari,jangan takut..pak kepala desa maju terus pantang mundur saya juga di perantauan berusaha mempertahankan kawungsari.dengan berbagai cara..


  6. Hiduplah warga desa kawungsari semuanya, mari kita perangi ladang korupsi yg akan d adakan di desa kita bersama kawungsari tea, dengan adanya rencana pembangunan waduk cileuweung teh eta teh ladang buat korupsi hungkul buat para pejabat terkait, rakyat weh sangsara,


  7. PEMBANGUNAN WADUK CILEUWEUMG LANJUTKAN…..



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: