h1

Oknum Bagian Perlengkapan Sunat Jatah Semen Fraksi

11 Desember 2010

Kuningan, IB

Syarif Juanda, Anggota DPRD Kuningan dari Fraksi Partai Demokrat (PD), menyesalkan perbuatan Bagian Perlengkapan Setda Kab. Kuningan yang telah berani menyunat dan menimbun jatah semen untuk anggota fraksi.

“Jatah aspirasi saya 100 zak semen belum dapat disalurkan. Ini karena delivery order (DO)-nya tidak dikeluarkan oleh Bagian Perlengkap-an Setda Kuningan,” kata Syarif.

Padahal, lanjutnya, semen-semen itu akan diberikan kepada Desa Hantara, Kedungarum, Cirendang, Ancaran dan Kelurahan Purwawinangun. “Yang baru akan cair hanya Desa Hantara, sedangkan waktu sudah mepet begini,” ujarnya.

Dikatakan, yang membuat dirinya tidak mengerti adalah jatah untuk Kelurahan Purwawinangun tempatnya berdomisili, sampai tidak dicairkan dengan alasan Purwawinangun terlalu sering mendapatkan bantuan dari Pemkab. “Padahal ini kan jatah saya. Mau dikemanakan dan diberikan ke siapa itu merupakan hak saya,” tegasnya.

Apalagi, tambahnya, kalau sampai berani menyunat seperti dari jatah 20 zak yang diberikan hanya 15 sak. “Ini sudah keterlaluan dan sama saja dengan menyunat hak rakyat,” ucapnya.

Masalah adanya penyunatan ternyata diamini pula oleh H. Dadang Supriadi yang sama-sama dari Fraksi PD. Menurutnya, jatah semen yang diberikan kepada Kelurahan Cipari Kec. Cigugur hanya diberikan 15 zak.

Sementara, Lurah Purwawinangun Ikin Mutaqin, ketika dikonfirmasi tentang jatah semen aspirasi yang tidak dicairkan Bagian Perlengkapan, mengaku menyesalkan penahanan jatah semen yang diberikan Syarif Juanda itu. “Kelurahan Purwawinangun itu wilayahnya luas, coba saja lihat nih proposal dari masyarakat yang meminta bantuan kesini. Jika ada jatah dari anggota dewan kan lumayan bisa dimanfaatkan,” terangnya kepada IB, Selasa (30/11).

Kabag Perlengkapan Setda Kab. Kuningan, melalui Kasubag Edi, Jumat (3/12), membantah adanya penyunatan maupun penimbunan semen untuk bantuan aspirasi. Menurut Edi, untuk Purwa winangun sudah sering diberikan bantuan, bahkan baru saja diberi 25 zak.

“Saya sendiri tidak tahu bantuan semen diberikan untuk blok mana-mananya. Ini karena seka rang masyarakat langsung pun bisa mengajukan serta bisa direalisaisi, sehingga kadang-kadang terjadi pertentangan antara kami dengan kepala desa ataupun lurah,” jelas Edi.

Untuk itu, lanjutnya, kedepan pihaknya akan mengatur mekanis menya yaitu setiap yang mengajukan dari warga harus diketahui kepala desa/lurah.

Edi juga membantah tentang masalah plot jatah aspirasi sebanyak 20 zak. “Untuk masalah realiasi bantuan aspirasi disesuaikan dengan anggaran yang ada dan tergantung kebijakan Bupati Kuningan,” pungkasnya. (Rd. Achadiat)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: