h1

BPOM Tuak Mikol, Operasi Miras Jangan Hanya Tuak

12 Oktober 2010

Kuningan, IB

Langkah tepat dan cepat dilakukan Satpol PP Kab. Kuningan dalam menyikapi peredaran minuman keras Tuak. Langkah itu dengan melakukan operasi tuak dan melakukan uji laboratorium ke BPOM.

Hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Minuman) yang ditandatangani Kepala BPOM RI, Drs. Siam Subagyo, M.Si menyatakan bahwa Tuak adalah minuman keras mengandung etanol (alkohol) 6,03%.

Kepala UPTD Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah) Kab. Kuningan, dr. Wahyu Fitrina Handayani melaporkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Badan POM RI disebutukan bahwa Tuak merupakan cairan keruh berwarna putih dengan bau normal, dengan kadar metanol tidak terdeteksi dibawah 0,0002%, dan etanol 6,03%.

Sehingga berdasarkan Kepres No. 3 Tahun 1997 tetang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkhohol, sebagaimana pasal 3 ayat 1 huruf b, minuman beralkohol dengan kadar etanol (C2H50H) lebih dari 5 persen sampai 20% harus berizin.

Wahyu mengatakan, akibat penyalahgunaan alkhohol/minuman keras dapat mengakibatkan, ganggauan fisik yakni kerusakan hati, jantung, pangkreas dan pendarahan lambung, otot syaraf, menggangu metabolisme tubuh, membuat penis cacat, impoten serta gangguan seks lainnya. Akibat lainnya ganguan jiwa, dapat merusak secara permanen jaringan otak sehingga menimbulkan gangguan data ingat dan kemampuan belajar, dan gangguan jiwa tertentu.

Juga, tambahnya, ganguan Kamtibmas, perasaan seorang tersebut mudah tersinggung dan perhatian terhadap lingkungan juga terganggu, menekan pusat pengendalian diri sehingga yang bersangkutan menjadi berani dan agresif dan tidak terkontrol. Dampaknya akan menimbulkan tindakan-tindakan yang melangar norma-norma dan sikap moral, yang lebih parah lagi akan menimbulkan tindakan pidana atau kriminal.

Kepala Satpol PP Kab. Kuningan Indra Purwantoro, S.AP melalui Kasi Operasi, Indra Ishak, S.STP menjelaskan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi keresahan masyarakat atas beredarnya minuman keras Tuak.

Langkah yang dilakukan diantaranya melakukan operasi ke daerah-daerah pusat peredaran Tuak di wilayah hukum Kabupaten Kuningan. Selanjutnya mengamankan tempat tertentu, kemudian melakukan tes laboratorium untuk mengetahui kadar alkoholnya ke Labkesda dan BPOM RI.

“Kami juga telah menerima laporan dari masyarakat mengenai titik peredaran tuak. Laporan masuk dari masyarakat di Perum Cigintung, dari daerah ini laporan diterima secara detail mengenai titik edar dan pelakunya. Kemudian dari wilayah kelurahan Cirendang dan Ciloa Kec. Kramatmulya, Kelurahan Cigadung Kecamatan Cigugur, dan Desa Sadamantra Kec. Jalaksana,” terang Indra.

Pasca turunnya hasil laboratorium BPOM, lanjutnya, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Berikutnya melakukan langkah pembersihan agar para pedagang menghentikan aktivitas, kalau tetap akan dikenakan sanksi pidana.

Mengacu pada Kepres 3/1997 terdapat tiga golongan mikol (minuman beralkohol). Golongan A dengan kadar etanol 1 – 5 %, golongan B (etanol 5% – 20%), dan golongan C (etanol 20% – 55%).

Menurut Kepres dimaksud, bahwa golongan B dan C adalah kelompok miras yang diproduksi, pengedaran dan penjualannya ditetapkan sebagai barang dalam pengawasan.

Dalam pasal 5 disebutkan, dilarang mengedarkan dan atau menjual minuman beralkohol golongan B dan C, di tempat umum. Kecuali di hotel, bar, restoran dan tempat tertentu lainnya yang ditetapkan oleh bupati/walikotamadya dan gubernur DKI Jakarta.

Selanjutnya, tempat lainnya dilarang berdekatan dengan tempat peribadatan, sekolah, rumah sakit, atau lokasi tertentu yang ditetapkan oleh bupati/walikota dan gubernur DKI Jakarta.

Saat ini peredaran miras di Kuningan sedang marak, apalagi pada musim penghujan yang tak kunjung usai. Sehingga fokus operasi jangan hanya tuak yang tak bermerk, bagaimana dengan operasi miras lainnya yang tetap beredar? (tan)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: