h1

Sertifikasi Guru Agama Tidak Adil

2 Juli 2010

Kuningan, IB

Emi (58), Guru Agama di SDN 2 Winduherang Kecamatan Cigugur mengeluh bahwa dirinya sudah dua kali tidak terpanggil untuk ikut sertifikasi.

Menurut sumber yang tak mau disebutkan jati dirinya, dirinya sebenarnya sudah memenuhi persyaratan untuk mengikuti jenjang sertifikasi non S1, karena sudah mengenyam pengalaman bekerja sebagai PNS Guru Agama selama 28 tahun.

“Terus terang saya merasa diperlakukan tidak adil oleh Kantor Kemenag Kabupaten Kuningan. Masa saya yang tinggal dua tahun menjelang pensiun tidak dapat panggilan. Sementara yang masih lama mengabdi sebagai PNS Guru Agama dibawah lihting saya sudah dapat panggilan,” keluh wanita berusia 58 tahun ini.

Ketika masalah tersebut dikonfirmasikan ke bagian Pengawas Mapendis KUA Cigugur Senin (21/6), Udi, salah seorang pengawas kepada IB menerangkan bahwa dirinya bertugas sebagai pengawas untuk tiga kecamatan yaitu, Cigugur, Mandirancan dan Pasawahan. Termasuk diantaranya bertugas mendata dan memferivikasi PNS Guru Agama yang layak dan tidaknya diikutsertakan sertifikasi.

Dikatakannya, pada  Tahun Anggaran 2010 Kabupaten Kuningan mendapatkan quota sertifikasi Guru Agama sebanyak 253 orang. Dari jumlah quota tersebut, yang sudah ditetapkan  dapat mengajukan sertifikasi  berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Mapenda Kemenag RI, setelah dikaji ulang ternyata ada 23 orang  yang belum dan tidak layak mengikuti sertifikasi dikarenakan masa kerjanya belum terpenuhi, dan orangnya sudah pensiun. Bahkan ada yang sudah meninggal dunia tapi dapat panggilan untuk ikut sertifikasi.

“Untuk mengantisipasi masalah tersebut, agar quota tetap terpenuhi kami akan berupaya mengajukan usulan baru sebagai penggantinya. Dengan demikian, mudah-mudahan jalan keluar ini bisa meredam gejolak di kalangan PNS Guru Agama Kab. Kuningan,” terangnya.

Sementara seorang staf Kasi Mapenda Kemenag Kab. Kuningan saat diminta keterangan, sangat menyesalkan akan kejadian ini. “Insya Allah saya akan melakukan koordinasi dengan para pengawas Mapendis KUA Kecamatan,” katanya. (Rd. Achadiat)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: