Archive for April, 2010

h1

MA Ma’arif Kadugede Bentuk Lulusan KAMIL

27 April 2010

Kadugede, IB

Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif Kadugede bertekad membentuk lulusan yang KAMIL (kreatif, aktif, mandiri dan berilmu). Tentunya, para lulusan yang dibentuk itu terlebih dahulu dibekali keterampilan-keterampilan nyata dengan tambahan ilmu agama yang nyata pula.

“Dalam membentuk siswa, kami tak ingin muluk-muluk. Yang terpenting bagi kami, setelah lulus nanti para siswa kami bisa terjun ke masyarakat tanpa menjadi beban mereka (masyarakat, red),” kata kepala MA tersebut, Drs. Iman Taofik, di kantornya, Rabu (14/4).

Menurut dia, upaya-upaya untuk mewujudkan tekadnya itu dia lakukan dengan mengoptimalkan ekstrakulikuler (ekskul) yang ada, utamanya kursus keterampilan (life skill). “Kami selalu memanfaatkan program-program yang ada, baik itu komputer, menjahit, maupun otomotif, meskipun untuk tahun sekarang kebetulan tidak ada. Insya Allah program life skill ada lagi pada tahun ajaran 2010/2011,” sebut Iman.

Selain itu, tambah dia, ekskul lain yang ada di sekolah yang dibina 18 tenaga guru dan TU ini meliputi pembahasan Kitab Kuning, pramuka, PMR dan paskibra. Juga ada kesenian (qasidah dan band), kursus dakwah Islamiah dan olah raga (sepak bola, futsal, tenis meja, basket, volly dan catur).

Saat ditanya kendala-kendala di sekolahnya, Iman mengutarakan, minimnya sarana teknologi pembelajaran kini menjadi masalah utama. Ditambah, hampir 90 persen siswa berasal dari warga tak mampu. “Namun, untuk sarana lainnya kini telah ada peningkatan. Contohnya saja ruang guru, WC guru dan ruang multimedia kini sudah refresentatif. Ruang multimedia pun telah dilengkapi 14 unit komputer dengan fasilitas internet,” ungkap pemilik Harmoni Music Entertainment ini.

MA Ma’arif yang berada di lingkungan Pemdes dan UPTD Pendidikan Kec. Kadugede ternyata punya prestasi membanggakan. Menurut Iman, prestasi yang pernah diraih diantaranya pada Porseni tahun 2009, siswa di sekolahnya mampu menjadi juara pertama lomba futsal dan juara tiga catur antar MA. Beberapa tahun ke belakang, siswa perempuan juga pernah meraih juara pada lomba qasidah modern tingkat Kab. Kuningan. (kies)

Iklan
h1

SMK YAMSIK Kuningan Makin Menarik

27 April 2010

Kuningan, IB

SMK YAMSIK Kuningan memiliki empat program keahlian yakni Akuntansi, Sekretaris, Marketing, dan Teknik Komputer dan Jaringan.

SMK swasta tertua di Kabupaten Kuningan yang dipimpin Drs. Aik Saluhi ini telah terpilih sebagai sekolah bertaraf nasional (SSN), dan telah didukung dengan fasilitas pengajaran yang lengkap.

Fasilitas itu meliputi kampus dua lantai dan masjid representatif yang terletak pada posisi sangat strategis di Jalan Ir. H. Juanda Kuningan. Lokasi tersebut mudah dijangkau/dilalui angkutan umum dari semua jurusan.

Meski fasilitas sudah lengkap, namun tidak mesti menerapkan biaya pendidikan tinggi. Jadi, bagi para calon siswa dapat menimba ilmu di sekolah ini dengan biaya pendidikan yang terjangkau karena lebih ekonomis dibanding sekolah lainnya. Dampaknya, kata Aik, pada tahun lalu pun siswa baru yang masuk ke kelas X (kelas I) masih bisa mencapai 155 orang.

Apalagi saat ini SMK Yamsik telah diakui oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) dengan status terakteditasi A. “Dengan akreditasi ini sekolah kami sudah dapat menyelenggarakan ujian nasional dan ujian akhir sekolah (UAS) sendiri yang diakui oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga dan lembaga lainnya,” kata Aik.

Sementara, kurikulum yang diterapkan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. “Sekolah kami juga memiliki laboratorium lengkap, terdiri dari Lab. Komputer, Lab. Mengetik, Lab. B. Inggris, dan Lab. Akuntansi. Sedangkan ekskul yang ada meliputi pembinaan keimanan dan ketaqwaan (imtaq), serta pendidikan agama Islam 2 jam,” terang Aik di kantornya belum lama ini. (tan)

h1

Toserba Fajar Peduli Pendidikan

27 April 2010

Luragung, IB

Toserba Fajar Luragung bekerjasama dengan UPTD Pendidikan menggelar berbagai kegiatan lomba. Pesertanya adalah para siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/TK yang berasal dari wilayah Kuningan timur.

Panitia Lomba, Uyono (45) mengatakan, kegiatan berlangsung dari 10 – 24 April. Ia meyebutkan kegiatan meliputi lomba meng- gambar, mengangkat balok, pidato Bahasa Sunda dan lomba peragaan busana.

“Kegiatan ini mendapat respon positif dari PAUD/TK yang ada di Kuningan timur. Terbukti, peserta yang mengikuti kegiatan mencapai sekitar 1.300 anak,” ucap Yono.

Program diadakan dalam rangka menyambut Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional. Juga, dalam rangka ulang tahun Toserba Fajar yang ke-5.

Adapun tujuan lomba, kata Personalia di Toserba Fajar Luragung ini, berorientasi terhadap pengembangan dan pendidikan anak khususnya yang berusia dini. Ia menginginkan dari momen ini akan terjaring siapa saja anak yang sudah memiliki bakat.

Dengan kegiatan ini Fajar berharap ada komunikasi yang terjalin dengan baik antara pihaknya dengan masyarakat Kuningan timur khususnya masyarakat mengenal lebih jauh tentang dunia pendidikan.

Bagi peserta yang berprestasi pada ajang lomba ini, akan diberikan cindera mata dan hadiah langsung berupa buku-buku dan alat tulis yang dapat dimanfaatkan anak.

Sementara itu Kepala UPTD Pendidikan Kec.Luragung, Uka Rukadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Toserba Fajar yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan khususnya yang ada di Kuningan timur. “Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berlangsung setiap tahun, karena bermanfaat khususnya bagi para peserta, masyarakat dan juga bagi pihak Fajar itu sendiri,” harapnya. (gie)

h1

YBSM Bangun 1500 Masjid di Indonesia

27 April 2010

Karangkancana, IB

Yayasan Bulan Sabit Merah (YBSM) atau Red Crescent of United Emirat Arab (UEA) telah membangun sekira 1.500 masjid di seluruh Indonesia sejak tahun 1995.

Menurut H. Taufik Bahtiar, Direktur YBSM Indonesia, untuk wilayah Jawa Barat saja telah dibangun lebih dari ratusan buah, dan khusus untuk Kabupaten Kuningan tercatat 50 buah masjid. Termasuk empat buah di Kecamatan Karangkancana yakni di Desa Simpayjaya, Tanjungketa, Pesantren Bani Sanjur Gunung Jawa Desa Karangkancana, dan terakhir di Desa Cihanjaro. Tahun 2010 ini, telah direncanakan akan dibangun sejumlah 300 buah masjid di seluruh Nusantara mulai Aceh hingga Ambon.

Dalam membangun masjid, pihak yang memerlukan wajib menyediakan lahan dengan status yang jelas, dan tidak dalam sengketa. Sedangkan seluruh biaya pembangunan ditanggung oleh YBSM. Namun untuk volume diluar ketentuan, seperti pondasi lebih dari satu meter, menjadi tanggung jawab pihak yang memerlukan masjid.

Ketika ditanya mengapa dalam penyalurannya terkesan menggandeng Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ia menjelaskan, karena data yang dimiliki oleh PKS lebih lengkap, dan secara kebetulan telah terjalin komunikasi. Dasarnya, hanya PKS-lah partai menurut penilaiannya yang peduli pembangun-an masjid meski bukan konstituennya.

“Dari informasi yang diterima, di sini merupakan basis PDIP. Tapi karena ada aspirasi kami telah membangun beberapa masjid di daerah sini,” ungkap Taufik diamini Dodi, koordinator  wilayah YBSM Kuningan, mencontohkan.

PKS sendiri, lanjutnya, seperti saat bencana alam di Yogyakarta, memberikan data yang lengkap tanpa melihat basic-nya apa. Tak melihat daerah NU atau Muhammadiyah, yang penting mereka membutuhkan pembangunan masjid. “Saat itu di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta dibangun tak kurang dari 207 mesjid yang rusak akibat gempa bumi,” kata dia.

Untuk sharing, jelas Kepala Desa Cihanjaro, Asep Bambang, pihak desa menyediakan sebidang tanah seluas 50 bata yang telah dimiliki dengan dibeli secara bergotong royong. Juga membantu menyediakan makanan untuk keperluan para pekerja sehari-hari.

Hadir pada kesempatan itu, Koordinator YBSM Kuningan, Dodi, Angggota DPRD Kab. Kuningan dari FPKS Idham dan Etik Widiati. (tan)

h1

9 Kepala KUA Dimutasi

27 April 2010

Kuningan, IB

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan, Drs. H. Agus Abdul Kholik, MA melakukan mutasi terhadap sembilan kepala KUA (Kantor Urusan Agama) dan tiga kepala Madrasah, di Aula Kemenag, Jum’at (9/4).

Ke sembilan kepala KUA yang dimutasi adalah H. Mahfud, SH sebagai Kepala KUA Kec. Japara (sebelumnya Kepala KUA Cigandamekar), M. Aman R, S.Ag KUA Pancalang (KUA Cipicung), Yoyo Zakaria, S.Ag KUA Cipicung (KUA Jalaksa-na), dan Toto Towaf, S.Ag KUA Pasawahan (KUA Cigugur).

Selanjutnya, Drs. Wawan KUA Ciganda-mekar (KUA Cilimus), Asep Saefulloh Ahmad, S.Ag KUA Cilimus (KUA Pancalang), Imam Mutawakkil, S.Ag KUA Jalaksana (KUA Japara), I. Rohiman, SH.I KUA Cigugur (KUA Cibingbin), dan H. Lukman Nurhakim, S.Ag KUA Cibingbin (penghulu KUA Ciwaru).

Sementara tiga kepala Madrasah sifatnya penetapan, seiring dengan perubahan status dari swasta menjadi negeri. Ketiganya adalah Sakia, S.Ag Kepala MTs Negeri Hantara, Pulung Tasrifin, S.Pd.I Kepala MIN   Cipakem Kec. Maleber, dan Sukanda, S.Pd.I Kepala MIN Padamatang Kec. Pasawahan.

Kepala Kemenag Kab. Kuningan, H. Agus Abdul Kholik, berharap agar para kepala KUA dan kepala madrasah yang baru dilantik dapat meningkatkan kinerjanya. (tan)

h1

MTs Negeri Cibingbin Mampu Sejajarkan dengan SMP

27 April 2010

Cibingbin, IB

MTs Negeri Cibingbin mampu menyejajarkan diri dengan SMP Negeri di wilayah Kuningan timur. Hal itu nampak dari kreativitas yang digulirkan yakni lomba mata pelajaran terpadu II untuk siswa SD dan MI pada 23 Maret lalu.

Lomba Mapel Terpadu II yang dibuka Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. Kuningan, Drs. H. Agus Abdul Kholik, MA ini, melombakan materi UAS BN (ujian akhir sekolah berstandar nasional). Meliputi Mapel Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, PKPS, dan PAI (Pendidikan Agama Islam) bagi siswa kelas V dan VI SD/MI.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala MTsN Cibingbin, Drs. H. Umarudin didampingi Ketua Pelaksana Guntar Ahmad, A.Ma dan Kaur TU Maman Ar, S.Ag, di ruang TU MTsN Cibingbin, Rabu (7/4).

Ternyata lomba ini mendapat apresiasi dari para kepala SD dan MI dari Kecamatan Cibingbin, Cibeu-reum, Luragung, Cimahi, dan Banjarharjo Kabupaten Brebes. Termasuk Kepala UPTD Pendidikan Kec. Cibingbin, Drs. Carwan yang sangat menaruh respek dalam penuntasan wajar dikdas 9 tahun di Kecamatan Cibingbin.

Keadaan itu bukan hanya kebanggaan bagi kalangan di lingkungan Kementrian Agama Kabupaten Kuningan. Tetapi semua komunitas pendidikan dasar di kecamatan paling timur Kabupaten Kuningan ini.

Pendidikan adalah salah satu faktor indeks pembangun-an manusia dan langkah awal harus tertuju pada pendidikan dasar. Sebab pada level ini menjadi langkah strategis untuk mengukur keberhasilan pendidikan anak didik. Hal itu pun selaras dengan program wajib belajar dikdas 9 tahun dengan salah satu tolok ukurnya kelulusan dengan standar nilai yang baik. “Kami memberikan solusi dengan memperbanyak latihan bagi para siswa melalui lomba mata pelajaran terpadu agar nilai-nilai pelajaran lebih baik sebagai persiapan ujian nasional,” kata H. Umarudin.

Tahun ini merupakan lomba Mapel Terpadu ke  II, dengan tujuan untuk mengukur daya serap siswa terhadap pelajaran yang telah diberikan, juga untuk menyalurkan aktivitas, kreativitas serta kemampuan para siswa dengan kegiatan yang bersifat keilmuan. Meningkatkan minat dan bakat para siswa terhadap berbagai disiplin ilmu, melatih para siswa menghadapi UAS BN (ujian akhir sekolah berstandar nasional), serta meningkatkan ukuwah islamiyyah dan basya riyah diantara insan pendidikan.

Kepada para pemenang diberikan uang pembinaan. Untuk juara I Sintia Arum SDN 1 Sukarapih diberikan Rp. 500.000, juara 2 Intan Aditya SDN 1 Cibeureum Rp. 350.000, dan juara 3 Rani Maharani MI Al Istiqomah Cibingbin Rp. 200.000. Sedangkan bagi juara harapan yakni Oki Andri SDN 3 Cimara, Atma Fisqiyah SDN 1 Cibeureum, dan Ira S SDN 2 Cibingbin diberikan piagam penghargaan. (tan)

h1

Siswa LP3i Kuningan Dimanja Berbagai Fasilitas

27 April 2010

Kuningan, IB

Ikut bimbingan belajar (bimbel) di LP3i Course Center (LCC) Kuningan nampaknya akan menyenangkan. Pasalnya, pihak manajemen memberikan beberapa fasilitas gratis yang bisa langsung dinikmati seluruh siswa.

Menurut Bagian Marketing LP3i Kuningan, D. Adiyanto, beberapa fasilitas yang diberikan itu diantaranya konsultasi siswa gratis, internet dan praktik laboratorium gratis, serta kursus gratis. “Fasilitas pertama yakni konsultasi siswa, kami lakukan dengan tujuan untuk memberikan solusi dan pemecahan masalah peserta, baik itu masalah tugas, PR, maupun masalah pribadi. Di sini kami sediakan ruang ILC (independen learning center) dan Tentor Jaga,” kata Adi di kantornya, Kamis (8/4).

Sedangkan untuk fasilitas internet dan praktik laboratorium, tambahnya, dimaksudkan untuk menambah skill, pengetahuan dan menunjang pekerjaan siswa. Terakhir, kursus gratis yang meliputi kursus B. Inggirs, Sempoa dan Komputer, untuk menambah keahlian khusus setiap siswa.

Dikatakan, dalam proses pembelajaran, LP3i menggunakan konsep belajar B-FunQ yaitu brilliant, fun dan quality. Maksudnya, konsep belajar yang diberikan kepada siswa itu cerdas, ditambah lingkungan belajar yang menyenangkan dan ceria, serta berkualitas dengan target menjadikan siswa brilliant.

Sementara, materi yang diberikan sudah disesuaikan dengan  KTSP dengan fast learning method (cara cepat menguasai pelajaran). “Ini akan semakin sempurna karena kami menggunakan suasana belajar quantum class atau 15 siswa per kelas. Dengan quantum class, siswa bisa belajar dengan nyaman, menyenangkan dan gampang menerima materi yang disampaikan,” jelas Adi.

Dia menyebutkan, ada tiga program pada paket bimbel yakni Reguler Brilliant (SD, SMP, SMA), Intensif Brilliant (SD, SMP, SMA), dan Intensif Brilliant UN (kelas 6 SD, kelas 9 SMP, kelas 12 SMA). Bagi siswa yang meraih peringkat 1-3 di kelasnya digratiskan dari biaya pendaftaran. “Biaya pendaftarannya sendiri sebesar seratus ribu rupiah yang sudah termasuk t-shirt, outbond dan asuransi,” kata Adi sambil menyebutkan LP3i pada tahun lalu pernah meraih juara 1 tingkat Jabar untuk lomba manajemen dan jumlah siswa lembaga kursus.

Disamping paket bimbel, lanjutnya, ada juga paket kursus yang pada setiap bulannya selalu dibuka pendaftaran, meliputi kursus Bahasa Inggris, Komputer, Akuntasi & Pajak, Bahasa Mandarin dan Bahasa Jepang. (kies)