h1

GM Utut Adianto Lawan 80 Pecatur Lokal

11 Maret 2009

utut-simultan-5tifKuningan, IB

GM Utut Adianto merupakan salah satu pecatur asal Indonesia yang cukup terkenal di dunia. Ia hadir memenuhi undangan Ketua Umum Masyarakat Olahrga Indonesia, Andi Gani Nena Wea, SH untuk bertanding secara simultan dengan 80 pecatur dari wilayah Cirebon.

Tanding simultan dihelat di GOR Sanggariang, Selasa (3/3) sejak pukul 14.00 – 21.30 wib. Dari beberapa partai yang dilakoninya, diantaranya hasil gemilang dicatat oleh Pecatur Kuningan, Ikin. Ia berhasil menghentikan langkah impresif Utut Adianto.

Pecatur lainnya yang berhasil mengalahkan Utut diantaranya, Pecatur Yunior Nicko Hardi Harlan, MN Warsito dari Gebang, MN Haryanto (Wi Kiang) Kota Cirebon, dan Dadang (Kuningan).

Tiga pecatur Yunior berhasil menahan remis yakni Ibnu, Haekal Logika Al Farabi dan Qeis Al Ghuraba. Haekal menahan remis pada langkah ke-27. Karena blunder saat memindahkan menteri, dari C.4 ke F.7, bukannya memindahkan menteri dai B.6 ke B.7.

Dari beberapa pecatur yang dihadapi, Ia mengamati ada dua pecatur yunior yang cukup berbakat yakni, Haekal Logika Al Farabi dan Bakal Qeis Al Ghuraba yang secara kebetulan keduanya meraih hasil akhir remis.

Utut Adianto saat ditemui IB, di sela-sela tarung simultan mengungkapkan, untuk suksesnya seorang pecatur setidaknya ada tiga hal penting yang harus dimiliki, yakni kerja keras, focus terhadap yang digeluti, dan dukungan dana.

Begitu pula menyikapi eksistensi olahraga catur, Ia mengungkapkan, catur harus dikelola oleh orang yang memahami catur secara keseluruhan, serta perlu dukungan dari stakeholders, baik Pemda, Percasi, pelatih dan atlit berbakat.

Pada kesempatan yang sama, pemrakarsa tarung simultan Utut Adianto, Andi Gani Nena Wea saat ditanya mengenai upaya terhadap olah raga di Kuningan, Ia berjanji akan memper-hatikan perkembangan olahraga termasuk catur di Kabupaten Kuningan. “Terlepas saya terpilih atau tidak dalam pemilihan calon anggota Legislatif, saya akan tetap peduli terhadap perkembangan olahraga di Kabupaten Kuningan,” jawab Caleg DPR RI No. 3 dari PDIP di Dapil Jabar X.

Iapun berjanji bagi para pecatur yang berpotensi akan dikirim ke Sekolah Catur Utut Adianto di Bekasi.

Sekilas GM Utut Adianto

Utut Adianto Wahyuwidayat, lahir di Jakarta pada 16 Maret 1965 seorang pecatur terbaik yang yang pernah dimiliki Indonesia. Ia adalah grand master (GM) Indonesia berperingkat tertinggi di dunia saat ini.

Saat meraih gelar grand master, ia adalah pecatur Indonesia termuda yang berhasil mencapai prestasi ini, yaitu pada usia 21 tahun. Sejak saat itu, prestasi tersebut telah berhasil dilewati pecatur muda lainnya, Susanto Megaranto, yang menjadi GM pada usia 17 tahun. Utut sempat menjadi grand master super pada tahun 1995-1999, saat Elo ratingnya melebihi 2600.

Ia pernah masuk peringkat 100 besar dunia pada Juli 2001 dengan ELO rating 2598. Bersama dengan Machnan R. Kamaluddin, Ir. Eka Putra Wirya dan Kristianus Liem, ia mendirikan Sekolah Catur Utut Adianto pada 1 Juli 1993, yang telah melahirkan beberapa pecatur nasional. Dari pernikahannya dengan Dr. Tri Hatmanti, ia mempunyai seorang anak bernama Mekar Melati Mewangi. (tan/detic.com/IB)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: