h1

E.A. Darojat Bikin Terperanjat

11 Maret 2009

darojat-1tif1

Endang Ahmad Darojat atau E. A. Darojat dapat dikatakan calon anggota legislatif (caleg) yang agak langka dibanding caleg lainnya, bikin orang terperanjat. Mengapa dikatakan demikian? Karena umumnya orang ingin karir itu menanjak, justru Ia menempuh cara sebaliknya.

Tentu saja hal ini menarik perhatian semua. Mengapa pria kelahiran Tasikmalaya 6 Maret 1969 ini rela turun kasta untuk mencalonkan menjadi anggota DPRD Jawa Barat di Daerah Pemilihan (Dapil) X yang meliputi Kabupaten Kuningan, Ciamis dan Kota Banjar. Padahal saat ini, Ia tengah menikmati gemerlapnya menjabat anggota Komisi X DPR RI.

Saat ditanya apa alasannya kok mau turun dari anggota dewan di pusat menjadi calon anggota DPRD? Jawabannya sangat pendek. “Demi partai. Demi kebesaran partai saya rela mencalonkan di DPRD Jawa Barat, walaupun saat itu peluang untuk menduduki calon nomor satu DPR RI masih terbuka. Sebagai kader partai, saya harus siap ditempatkan dimana saja,” terang mantan Ketua DPRD Kabupaten Tasikamalaya tahun 2001-2004 ini.

Karir Politik

Karir politik E. A. Darojat terbilang cepat. Ia merintis karir politik mulai dari Ketua Bakorcam PDI Kec. Indihilang 1984-1988, Wakil Ketua DPC PDI Kab. Tasikmalaya 1988-1994, Ketua DPC PDIP Kab. Tasikmalaya 1994-2000, Wakil Ketua DPC Pemuda Demokrat Kab. Tasikmalaya 1990-2002, dan Dewan Penasehat DPD Demokrat 1996-2004. Saat ini menjabat Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Barat.

Karir di Legislatifdimulai tahun 1999. Saat itu, Ia dipercaya menjabat Wakil Ketua DPRD Kab. Tasikmalaya 1999-2001, kemudian tahun 2001-2204 promosi menjadi Ketua DPRD.

Ketika silaturahmi dengan jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kec. Hantara, Kamis (26/2) Ia meminta agar seluruh kader PDIP memenangkan partai, sekalipun nama caleg banyak. Karena tujuan partai adalah utuk meraih kekuasaan secara konstitusioal.

“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana memenangkan Pemilu. Karena kemenangan dalam Pemilu Legislatif sangat menentukan keikutsertaan Ibu Mega dalam Pemilihan Presiden (Pilpres),” terangnya.

Menurut Darojat, saat ini bukan saatnya lagi berkutat dalam internal partai, tapi yang terpenting bagaimana kader dapat merekrut sebanyak-banyaknya suara rakyat dalam Pileg. “Bagaimana suara partai dalam Pileg bisa meraih 25 persen suara atau 20 persen kursi DPR, agar bisa mencalonkan Ibu Mega sebagai Capres dan tampil secara elegan tanpa tergantung pada partai lain. Jangan sampai terjadi, partai kita mendapat 20 persen, sementara syarat ikut Pilpres 25 persen, sehingga tergantung pada partai lainnya,” jelas Darojat.

Menurut analisanya, lawan yang tangguh dalam pilpres diperkirakan tetap SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Untuk itu, dalam Pileg ini bukan saatnya lagi kita konsolidasi internal partai, tapi yang terpenting mampu menghadang kekuatan partai lain agar kita bisa menang.

Dalam pemaparannya, saat rapat konsolidasi DPD, DPC dan PAC PDIP yang dihadiri para caleg di Hotel Purnama Mulia, Kamis (5/3), Ia kembali menegaskan, saat ini harus lebih mengedepankan system, bukan siapa yang paling berjasa. Dari DPP, DPD, DPC, hingga ranting merupakan satu kesatuan system yang tidak boleh bertolak belakang dan saling meng-klim sebagai ujung tombak. “Ranting dan PAC bukan ujung tombak tapi yang benar adalah bagian dari system untuk mencapai tujuan partai,” terangnya.

Ia mengajak agar seluruh kader partai bekerja keras meraih kemenangan. “Saat ini bagaimana caranya agar kita dapat meraih suara sebanyak-banyaknya dengan apa yang kita miliki untuk memenangkan pemilu,” pungkasnya. (tan)

One comment

  1. untuk tanah air ini indonesia



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: