h1

RSU Kuningan Medical Centre Didukung Fasilitas Lengkap

8 Maret 2011

Sindangagung, IB

Rumah Sakit Umum Kuningan Medical Centre (RSU KMC) memiliki fasilitas lengkap dan canggih. Bangunannya saja seluas 1.846 dengan fasilitas 58 tempat tidur.

Rumah sakit yang terletak di Jalan Raya R.E. Martadinata Desa Kertawangunan Kecamatan Sindangagung (sebelah selatan Terminal Kertawangunan) ini memiliki fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD), Ruang Rawat Jalan dan Rawat Inap.

Juga, dilengkapi Klinik Penyakit Dalam, Klinik Kebidanan dan Penyakit Kandungan, Klinik Bedah, Klinik Penyakit Syaraf, Gigi, THT (telinga, hidung, dan tenggorakan), Kesehatan Anak, Penyakit Kulit dan Kelamin. Selain itu didukung pula oleh apotek yang buka 24 jam dan ambulance.

Peresmian RSU KMC dilakukan oleh Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. Hj. Alma Lucyati, M.Kes, M.Si, MH.Kes., Kamis (10/2).

Dengan diresmikan RSU KMC ini, maka untuk pelayanan kesehatan di Kabupaten Kuningan menjadi enam rumah sakit.

Kadinkes Jabar, dr. Hj. Alma mengharapkan, rumah sakit itu bisa meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apalagi rumah sakit ini cukup representatif yang didukung fasilitas dan SDM lengkap, yang tentunya akan memberikan nilai tambah bagi para pasien.

Ia mengingatkan  agar jangan sampai ada rebutan antara pengelola rumah sakit dan memperhatikan ketersedian UPL-UKL limbah rumah sakit. Ia pun meminta agar melakukan regestrasi keberadaan RSU itu ke Kementerian Kesehatan, dan  harus ada formasi 25 persen untuk warga miskin.

Kepala para kepala UPTD Puskesmas di Kabupaten Kuningan, dr. Hj. Alma juga mengungkapkan  untuk melakukan perubahan  paradigma masyarakat konsumtif terutama dalam berobat. Maksudnya, ketika mereka sakit mesti mendapatkan rujukan yang berjenjang sesuai klasifikasi penyakitnya, jika bisa berobat di Puskesmas baru RSU daerah, lalu profinsi. “Sistem ini diterapkan untuk mengurangi biaya,” ungkapnya.

Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda mengatakan, peran serta masyarakat secara aktif dan kreatif dalam penyelenggaraan bidang kesehatan,  akan membantu dan memudahkan masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan.

“Saya menyambut baik atas pendirian dan penyelenggaraan rumah sakit ini dengan harapan dapat menjalankan tugas dan fungsinya dalam pelayanan kesehatan secara profesional, menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan. Perhatikan pula fungsi sosial dengan secara proaktif membantu penduduk rentan dan menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat,” harapnya.

Kaitan dengan jumlah Puskesmas, Bupati Kuningan menyebutkan bahwa saat ini telah berdiri sebanyak 37 Puskesmas yang didukung  oleh jaringan seperti Puskesmas keliling, dan bidan setiap desa serta pelayanan kesehatan lanjutan yakni RSUD 45 Kuningan.

Ia meminta kepada kepala Dinas Kesehatan Jabar agar di Kuningan dapat didirikan rumah sakit jiwa. Pasalnya, sebagai daerah perbatasan saat ini di jalanan banyak orang gila tidak keruan.

Direktur RSU KMC, dr. Syarif Hidayat mengatakan, tujuan dari kegitan opening ini sebagai bukti eksistensinya di Kuningan. Harapannya, kedepan rumah sakitnya dapat membantu masyarakat Kuningan dan sekitarnya dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Kami telah memiliki fasilitas fisik bangunan, alat-alat medis yang tergolong canggih dan layanan unggul. Serta didukung instalasi pengolahan air limbah. Itu semua telah dirangkum dalam manajemen strategi RSU KMC 2010-2015,” ujar dia. (tan)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: